Film Avatar (2009)
Baru pertama kali menonton film Avatar (2009).
Kesannya mungkin film ini belum bisa menggantikan posisi film favoritku.
Mungkin ada beberapa hal yang baru namun jika dilihat lagi ceritanya, beberapa
hal pengulangan dari beberapa film yang sudah ada. Kita bahas sedikit . . . .
Cerita bermula ketika sekelompok manusia pergi
ke luar angkasa, mereka menemukan planet yang dihuni makhluk pribumi planet
itu. Manusia pergi ke tempat itu karena menginginkan sesuatu yang ada di tempat
itu. Entah itu mineral atau apa, yang jelas ada di planet itu. Planet itu sudah
dihuni oleh makhluk-makhluk seperti manusia yang tinggal berkelompok, seperti
suku-suku. Ada juga beberapa makhluk sedikit mirip dengan binatang di bumi,
seperti burung raksasa, serigala, badak. Diceritakan kehidupan mereka berada di
tempat seperti hutan, serba hijau, dan seimbang (bersahabat) dengan lingkungan.
Mereka tahu jika tumbuhanpun hidup.
Manusia pergi ke tempat itu ingin mengambil
mineral dan menjualnya, mereka menginginkan uang yang banyak. Akhirnya mereka
terdiri dari beberapa divisi melakukan beberapa cara untuk bisa mengambil
mineral itu. Ada divisi militer, sains, dsb. Militer ingin segera langsung
menyerang saja, menghancurkan, dan mengambil mineral itu. Tapi sains, ingin
juga meneliti tempat itu, dan jika bisa mengambil mineral itu tanpa kekerasan.
Di sinilah muncul avatar, makhluk hasil penelitian divisi sains. Dia merupakan
makhluk menyerupai makhluk pribumi planet itu, namun dengan kesadaran manusia.
Seorang benama Jake dan beberapa orang di divisi sains, sudah berhasil masuk ke
kelompok pribumi, melalui avatar ini. Singkat cerita, mereka berhasil berbaur.
Penyerangan akhirnya dilakukan secara militer.
Pesawat-pesawat menyerang tempat tinggal makhluk pribumi itu (sebuah pohon yang
sangat besar). Pohon itu tumbang dan terbakar. Makhluk-makhluk pribumi itu
berlarian. Akhirnya mereka berlindung di tempat perlindungan terakhir mereka,
sebuah tempat yang juga menjadi incaran manusia. Karena peristiwa ini dan
peristiwa sebelumnya, divisi sains sekarang berbelok jadi membela para makhluk
pribumi, mereka sekarang berada di sisi makhluk pribumi. Mereka akan melawan manusia,
teman lama mereka. Singkat cerita, manusia gagal mengalahkan makhluk pribumi
itu dan tidak berhasil mengambil apapun dari planet itu. Mereka dikembalikan ke
bumi tempat mereka berasal. Bahkan Jake menjadi pahlawan bagi makhluk pribumi
itu.
Kisah percintaan antara Jake dan makhluk
pribumi di planet itu, bahkan putri dari kepala suku, menjadi seperti biasa
jika disamakan dengan film-film lainnya. Percintaan antara lelaki dan wanita,
yang sedikit banyak terhambat oleh sesuatu, entah itu latar belakang, posisi
sosial, bahkan hingga ekonomi, sudah banyak ada di film-film. Perang-perang
antara kelompok satu dan kelompok satunya lagi pun sudah sering muncul di
film-film. Bahkan certia kelompok manusia ingin mengambil sesuatu di tempat
lain pun sepertinya sudah pernah muncul di cerita-cerita lain. Lalu apa yang
baru? Mungkin avatar ini. Bentuknya yang serba biru, hampir menyerupai manusia,
sepertinya baru muncul di dalam dunia perfilman.
Cerita manusia-manusia di atas mengingatkan
kepada penjajah, perusahaan besar, atau negara super power. Mereka menganggap
diri mereka lebih beradab dan berpendidikan dibandingkan para pribumi. Tapi
sebetulnya merekalah yang tidak beradab. Tidak bisa hidup berdampingan dengan
alam, bisanya hanya mengambil dan merusak. Lihatlah, mereka hanya menginginkan
uang tanpa peduli pada kehidupan hutan, tradisi leluhur, dan alam. Sudah berapa
banyak hutan rusak dan akhirnya timbulah apa yang sering disebut bencana. Negara
satu menginvasi dan menghancurkan kehidupan negara lain yang sebelumnya hidup
damai dan bahagia. Persuahaan besar mengambil dan merusak hutan yang sebelumnya
sangat asri dan indah. Bahkan penjajah datang untuk menjarah dan menjadikan
para pribumi budak mereka! Seperti Jake, pada akhirnya ada dari mereka sendiri
yang dengan mata terbuka membela yang terjajah dan tertindas.
Komentar
Posting Komentar