Film Na Willa (2026)
Ini film kedua yang kutonton bersama keluarga kecilku (anak dan istri), jika tidak salah. Yang pertama Jumbo, yang kedua film ini : Na Willa. Keduanya merupakan film dari karya orang yang sama : Ryan (juara SUCI ke-1).
Filmnya bagus dan sangat sederhana, cocok ditonton oleh anak
kecil. Bahkan menurutku ini sangat relate dengan peristiwa di keluarga
kecilku beberapa waktu kemarin, ketika mencari sekolah.
Di film, Na Willa sudah belajar banyak hal sebelum memulai
sekolah. Di sekolah, dia sudah bisa banyak hal. Awalnya dia sekolah di tempat
yang sangat dan terlalu formal, ditambah gurunya yang sangat kaku, tidak
komunikatif apalagi aspiratif. Gaya-gaya guru jadul, mungkin. Tidak perlu
menunggu waktu lama, di hari pertama sekolah, Na Willa bersama ibunya langsung
mencari sekolah baru.
Di sekolah barunya, tempatnya lebih sesuai dengan Na Willa
dan ibunya. Tempatnya tidak terlalu formal dan kaku, belum lagi gurunya yang
lebih komunikatif dan bersahabat. Sangat berbeda dengan sekolah dan guru di
sekolah sebelumnya.
Beberapa waktu yang lalu, aku mencari sekolah untuk anakku.
Kita (aku dan istriku) mendatangi dua sekolah yang letaknya dekat dengan rumah.
Ada satu hal yang sudah kita sepakati, sekolah ini hanya tempat untuk bermain
saja, ya, mungkin ada belajarnya sedikit-sedikit.
Sekolah pertama yang kita datangi (dan itu menjadi sekolah
anak kita sekarang) gurunya sangat komunikatif dan ramah. Cara menjelaskanpun
jelas. Dan ketika anak kita sekolah di sini, programnya sesuai dengan apa yang
kita mau. Banyak bermain dan belajar secara pelan-pelan.
Sekolah yang kedua, sangat formal dan serius. Dari cara
gurunya berkomunikasi, menjelaskan program sekolah, hingga seragam yang nanti
akan dikenakan oleh anak. Belum lagi jam masuk sekolahnya yang sangat pagi
sekali. Sedangkan di sekolah pertama tadi, bahkan datang jam berapa pun boleh!
Hehe (Oh iya, usia anakku empat tahun).
Jadi, menurutku film ini bagus, belum lagi cerita-cerita
lucunya, seperti saat Na Willa ikut mengaji di tempatnya Farida.

Komentar
Posting Komentar